Postingan

POLITIK, PANGGUNG DAKWAH ATAU RUPIAH Oleh : Wasis Budiarto        Bila mendengar kata politik, kita seringkali kita acuh. Bahkan apatis atau tak peduli, karena terlalu banyak ketidak sesuaian dalam implrmentasinya dan juga ada yang bilang bahwa politik adalah dunia diantara hitam dan putih, tak ada kawan dan lawan yang abadi. Tiga bulan yang lalu seya diberi amanat untuk menjadi seorang moderator dalam sebu ah kegiatan, dimana pengisinya adalah salah satu anggota DPR RI. Beliu menjelaskan tentang peta politik yang ada di Indonesia, dimana sudah banyak sejarah politik di Indonesia, baik yang berhasil membawa perubahan atau bahkan politik yang membuat catatan kelam. Kemudian beliu memberi motivasi kepada seluruh peserta seminar untuk ikut terjun ke gelanggang politik dengan sebuah tujuan yaitu membangun bangsa Indonesia. Saya ingat apa yang belliau katakan bahwa untuk bisa masuk pada panggung politik ada dua jalan yaitu menjadi orang yang kaya harta atau ilmu. ...

Penonton apa Pemain ?

Seringkali kita jumpai sebuah komentar yang sungguh luar biasa di warung kopi atau saat ada pertandingan bola. kata-kata yang sering penulis dengar adalah " Seharusnya seperti ini, karena itu yang terbaik atau kata " bagaimana si, paling seperti itu ngak bisa...dan masih banyak lagi kata yang tentunya lebih kasar lagi atau bahkan menghina.

Menahan Gagasan Untuk sebuah Perdamaian.

Gambar
          Oleh : Wasis Budiarto           Sekarang berapa banyak orang yang pandai berbicara ?Dan tak kurang orang yang mempu untuk berfikir dan berpendapat. Kita bisa lihat dari lebih baiknya pemerataan pendidikan yang ada di negri ini yang mempengaruhi kualitas SDM di bagsa ini. Ditambah adanya perkembangan informasi yang luar biasa, bahkan sambil tiduran dikamar saja sekarang bisa berpendapat, komentar atau bahkan memberikan kritikan yang sering kali tak berdasar lebih-lebih informasi hoak.                Namun pertanyaannya apakah salah bila kita berpendapat ?kita mencurahkan gagasan atau mengkritik ? tentunya tidak kan ! namun sangat sungguh miris bila melihat bangsa yang di perjuangkan dengan susah payah dengan mengorbankan deras keringat dan nyawa. Hanya diisi dengan sebuah perdebatan dan saling kritik yang tak berujung. Generasi terdidik seakan di bentuk hanya pandai dalam mengkrit...

Apa Bakatakat yang harus di Prioritaskan ?

Gambar
                                                                           Oleh : Wasis Budiarto            Untuk mengawali sebuah catatan kehidupan penulis yang begitu dramatis dan penuh kisah yang sering kali tak terduga. penulis ingin bercerita tentang yang penulis alami dalam beberapa tahun ini. kita sering mendengar dimana ada seorang yang bingung karena merasa tidak mempunyai bakat sehingga sulit untuk mengemnbangkan diri, sehingga seringkali merasa minder manakala ada ditengah tengah temannya. namun hal lain yang dihadapi penulis, dimana kaalau boleh mengibaratkan penulis itu memunyai bibit bibit unggul yang begitu banyak. sehingga sangat sulit untuk menentukan mana yang harus diproiritaskan. karena resikonya apabila tidak difokuskan alamat lambat pertu...