SISTEM PEREDARAN DARAH PADA BURUNG

 


Wasis Budiarto,S.Pd :

Alat peredaran darah pada aves (burung) mirip dengan peredaran darah pada manusia. Alat peredaran darah pada burung terdiri atas jantung dan pembuluh darah. System peredaran darahnya merupakan peredaran darah tertutup.



Jantung burung memiliki empat ruangan dengan sekat yang sempurna, yaitu serambi kanan, serambi kiri, bilik kanan, dan bilik kiri sehingga tidak terjadi percampuran antara darah yang banyak megandung oksigen dan darah yang banyak mengandung karbondioksida. Pembuluh darah dibedakan menjadi dua macam, yaitu pembuluh darah nadi (arteri) dan pembuluh darah balik (vena).

Pembuluh nadi menyalurkan darah dari jantung keseluruh tubuh. Pembuluh balik menyalurkan darah dari seluruh tubuh kembali kejantung.  Pembuluh nadi yang besar disebut aorta. Pembuluh nadi tersebut kemudian bercabang-cabang menjadi pembuluh arteri yang lebih kecil.

Darah dari seluruh tubuh yang banyak mengandung karbon dioksida ditampung pada serambi kanan jantung. Darah dari serambi kanan dialirkan kebalik kanan, kemudian mengalir keparu-paru melalui pembuluh nadi paru-paru. Di dalam paru-paru, karbon dioksida dilepaskan dan oksigen diikat oleh haemoglobin dialirkan keserambi kiri, kemudan kebalik kiri dan akhirnya dipompa keluar jantung untuk diedarkan keseluruh tubuh melalui pembuluh nadi.

System peredaran darah pada hewan dibagi dua, yaitu system peredaran darah tertutup dan system peredaran darah terbuka.  Pada peredaran darah tertutup, darah mengalir keseluruh jaringan tubuh melalui pembuluh darah . contoh hewan dengan peredaran darah tertutup adalah cacing tanah, iakan, katak, dan burung. Pada system peredaran darah terbuka, darah dan cairan lainnya tidak selalu diedarkan melaui pembuluh darah. Pada saat tertentu darah meninggalkan pembuluh darah, langsung beredar kedalam rongga-rongga tubuh dan akhirnya kembali lagi ke dalam pembuluh. Beberapa hewan yang mempunyai system peredaran darah terbuka adalah udang, mollusca, dan serangga.

Sumber : Buku Tema 4 Kelas 5 SD/sederajat

Komentar

Tujuan Pendidikan Menurut Imam Ghazali

Cara Mengirim Artikel ke Opini detik.com

Tata Cara Mengirim Tulisan ke Harakatuna