MENULIS PANTUN

 


Wasis Budiarto :

Kita sudah belajar dan melatih membaca dan membalas pantun. Pada materi ini, kita akan belajar dan menulis pantun. Dapatkah kamu membuat pantun ? Bagaimana ciri-ciri pantun yang baik ?



Pantun memiliki kekhasan bahasa. Salah satu kekhasan bahasa pantun ditandai oleh rima (penyamaan bunyi) a-b-ab. Dalam satu bait pantun terdapat empat baris. Dua baris pertama disebut dengan sampiran dan dua baris kedua disebut dengan isi. Untuk membuat pantun, kamu dapat membuat sampirannya yang berima a-b terlebih dahulu. Selanjutnya, menuliskan isinya yang juga berima a-b. cara yang lain adalah membuat isinya lebih dahulu, kemudia membuat sampiran.

Contoh :

1.      Petik satu buah sukun

Saying buah masih kecil

Hendaknya belajar dengan tekun

Dengan tekun bias berhasil

 

2.      Anak sekolah duduk belajar

Duduk dibangku amat lebar

Sekolahku teman belajar

Guruku baik dan penyabar

 

3.      Sungguh indah pulau minang

Banyak kolam jug ataman

Bangun pagi hati senang

Pergi kesekolah bertemu teman

 

4.      Waktu hujan berbasah-basah

Main dikolam untuk bersenang

Waktu kecil bersungguh-sungguh

Dewasa kelak bersenang-senang

Sumber : Buku Tema Kelas V (Tema 4)

 

 

Komentar

Tujuan Pendidikan Menurut Imam Ghazali

Cara Mengirim Artikel ke Opini detik.com

Tata Cara Mengirim Tulisan ke Harakatuna