Mengenal Irama membaca Al-Qur
Oleh : Wasis Budiarto,S.Pd
Siapa yang tidak ingin membaca Al-QUr'an dengan suara bagus, pasti setiap muslim yang taat menginginkannya. karena menambah kekhusukannya membaca Al-Qur'an. agar dapat membaca Al-QUr'an dengan suara bagus ada beberpa ilmu yang harus dipelajari. salah satunya adalah mengetahui iram membaca A-Al-Qur'an yang baik dan benar. Dalam seni membaca Al Qur’an, terdapat bermacam-macam irama lagu, di antaranya adalah bayyati, shoba, nahawand, hijaz, rost, sika, dan jiharka.
1. Bayyati
Bayyati merupakan jenis irama lagu yang bergerak lambat. Bayyati
memiliki empat tingkatan nada yaitu bayyati asli qoror, bayyati asli nawa,
bayyati husaini nawa, bayyati asli jawab, dan bayyati asli jawabul jawab, dan
bayyati syuri jawabul jawab.
2. Shoba
Shoba adalah jenis irama lagu dalam membaca Al Qur’an yang
bergerak ringan dan cepat, berkarakter lembut, halus, dan bernuansa penuh
kesedihan hingga mampu mengguggah emosi bagi para pendengarnya.
Shoba memiliki empat tingkatan nada, yaitu shoba ashli atau shoba
awal maqom, shoba mahur, shoba bastanjar, dan shoba mangal ajam.
3. Nahawand
Untuk melantunkan ayat-ayat Al Qur’an yang bernuansa kesedihan,
nahawand adalah jenis irama lagu yang tepat untuk digunakan.
Nahawand biasanya diawali dengan nada yang terletak antara nawa
dan jawab.
Nahawand memiliki beberapa tingkatan nada untuk maqomnya yaitu:
·
Nahawand usaq
·
Nahawand awal maqom
·
Nahawand nakriz
·
Nahawand murakkab, dan
·
Nahawand jawab.
4. Hijaz
Hijaz adalah
jenis irama lagu dalam membaca Al Qur’an yang bergerak dengan lambat dan penuh
khidmat.
Hijaz berkarakter
khas ketimuran, terkesan indah, dan asli mendasar.
Biasanya,
hijaz digunakan setelah nahawand. Karena itu, maqom hijaz diawali dengan akhir
nada jawab nahawand sebelumnya.
Jika
tidak maka akan timbul nada sumbang. Hijaz memiliki empat tingkatan nada yaitu:
·
Hijaz ashli
·
Hijaz kard
·
Hijaz kurd, dan
·
Hijaz kard-kurd.
5. Rost
Rost adalah jenis
irama lagu dalam membaca Al Qur’an yang bergerak dengan ringan, cepat, dan
lincah.
Biasanya
digunakan untuk mengumandangkan adzan dan mengimami shalat.
Rost memiliki
empat tingkatan nada yaitu:
Rost awal maqom
Rost syabir
Rost alan nawa,
dan
Rost zanjiran.
6. Sika
Sika
adalah jenis irama lagu dalam membaca Al Qur’an yang memiliki karakteristik
gerakan lambat dan khidmat, ketimuran, merakyat, dan mudah dikenali.
Terdapat
beberapa jenis sika yaitu:
·
Sika ashli atau awal maqom
·
Sika raml
·
Sika turky, dan
·
Sika iraki.
7. Jiharka
Jiharka adalah
jenis irama lagu yang memiliki karakteritik berirama raml atau minor, terkesan
sangat manis didengar, dan iramanya menimbulkan perasaan yang dalam.
Biasanya, jenis
irama lagu yang satu ini sering
dilantunkan saat takbiran hari raya, baik ‘Idul Fitri maupun ‘Idul Adha.
Awal lagu
jiharkah biasanya sama dengan awal lagu sikah. Kemudian dilanjutkan dengan
suara minor yang relatif lurus dan diikuti oleh nada yang sedikit lebih tinggi.
Gerakan-gerakan
yang sama sebelumnya tetap dijaga dan kemudian diakhiri dengan gerakan nada
yang lurus secara wajar.
Jiharka memiliki
dua macam tingkatan nada yaitu jiharka awal maqom dan jiharka maqom jawab.
Apakah keutamaan
membaca Al Qur’an dengan irama lagu?
Hukum membaca Al
Qur’an dengan irama lagu memang dibolehkan dalam Islam karena dapat memperindah
bacaan Al Qur’an.
Bahkan Rasulullah
shallallhu ‘alaihi wasallam pun menganjurkannya. Hal ini didasarkan hadits berikut.
Dari al Barra
radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallhu ‘alaihi wasallam bersabda,
“Hiasilah Al Qur’an dengan suaramu, karena sesungguhnya suara yang
bagus akan menjadikan bacaan Al Qur’an bertambah bagus pula.” (HR. Al
Hakim).
Namun
perlu dipahami pula bahwa membaca Al Qur’an dengan irama lagu haruslah tidak
sampai mengubah dan merusak huruf dan makna Al Qur’an.
Referensi
: https://dalamislam.com/landasan-agama/al-quran/macam-macam-irama-lagu-dalam-membaca-al-quran

Komentar
Posting Komentar