MAKNA GOTONG ROYONG (PPKn KD 3.1 dan 4.1)
Oleh : Wasis Budiarto,S.Pd.
Gotong royong merupakan modal dasar bagi terwujudnya suasanya kemasyarakatan yang harmonis.
Dengan gotong-royong, masyarakat akan sering melakukan silaturahim dan kerjasama sehingga terjalin solidaritas.
Zaman dahulu gotong-royong merupakan suatu nilai atau kebiasaan , bahkan menjadi ciri khas masyarakat Indonesia
yang diajarkan nenek moyang. Gotong-royong biasanya dilakukan dnegan cara kerja bakti.
Dengan mengamalkan nilai gotong-royong saat kerja bakti, pekerjaan berat akan terasa ringan karen
a
dikerjakan dengan bersama-sama.
Adapun yang mempererat persatuan diperlukan sikap saling menghargai, gotong-royong, dan kebersamaan
dalam kehidupan sehari hari. Masyarakat yang baik sudah seharusnya selalu terlibat dalam kegiatan bersma,
seperti kerja bakti dan ronda malam.
Melalui gotong royong kita akan memperoleh berbagai nilai hidup dan manfaat. Salah satu nilai hidup yang dapat
diperoleh dari gotong-royong adalah persatuan. Dengan gotong-royong, terjalin interaksi untuk saling membantu.
Dari sinilah akan akan terjalin nilai persatuan antar masyrakat untuk menghadapi segala sesuatu secara
bersama-sama. Manfaat yang sangat penting dari gotong-royong adalah pekerjaan akan terasa lebih ringan.
Melalui gotong-royong, segala sesuatu yang dikerjkan tidak akan terasa
berat.
Sumber : Buku Tema 1 SD Kelas V

Komentar
Posting Komentar